Empat Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara Setelah Bebas dari Sanksi

Krisis Energi, China Minta Batu Bara Indonesia

Ekspor Batu Bara

ENERGIA.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mencabut sanksi larangan ekspor batu bara terhadap empat perusahaan.

Adapun Kementerian ESDM pada 9 Agustus 2021 telah menjatuhkan sanksi larangan penjualan batu bara ke luar negeri terhadap 34 perusahaan.

Hal itu lantaran perusahaan-perusahaan tersebut di nilai belum memenuhi kewajiban pasokan batu bara ke PT PLN (Persero) dan PT PLN Batubara untuk periode 1 Januari-31 Juli 2021.

Ada tiga perusahaan yang lebih dahulu di cabut sanksinya untuk bisa kembali mengekspor batu bara, yakni PT Arutmin Indonesia, PT Borneo Indobara, dan PT Bara Terbang.

“Total 4 perusahaan sudah di cabut. Ada satu tambahan perusahaan lagi yang sudah di buka ekspornya kembali yaitu PT Mitra Maju Sukses,” jelas Kepala Pokja Informasi Kementerian ESDM Sony Heru Prasetyo kepada Liputan6.com, Senin (30/8/2021).

Heru mengatakan, PT Mitra Maju Sukses kini sudah bisa mengirim batu bara ke luar negeri lagi pasca menjalani tanggung jawabnya.

“Ya sanksi di cabut jika sudah memenuhi supply batubara ke domestik, termasuk PLN sesuai kontrak,” ujar Heru.

Menurut dia, Kementerian ESDM akan terus melaporkan perkembangan hukuman larangan ekspor batu bara terhadap 34 perusahaan.

Pemerintah pun akan segera membuka izin bagi perusahaan-perusahaan yang sudah menyanggupi syarat.

“Prinsipnya pemerintah akan melakukan update berkala atas pemenuhan supply batubara ke PLN. Jika sudah dipenuhi maka ekspor dapat dibuka kembali,” tegas Heru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.