Instansi Pemerintah di Minta Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Skrining Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi

Skrining Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi

ENERGIA.ID – Instansi pemerintah dalam memperkuat protokol kesehatan harus memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi.

Pejabat Pembina Kepegawaian pada instansi pemerintah agar menggunakan platform PeduliLindungi untuk melakukan pemeriksaan (skrining) terhadap semua pegawai dan pengunjung.

PPK harus menerapkan scan QR Code yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi. Tujuannya untuk memeriksa dan memantau jumlah pegawai serta pengunjung dalam kantor.

Adapun QR Code tersebut di peroleh sesuai dengan kebijakan yang di keluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Instansi pemerintah juga di minta untuk memperkuat peran crisis center COVID-19.

Sistem kerja pegawai ASN dengan pembagian pelaksanaan tugas ke dinasan maupun di kantor serta di rumah harus tetap berpedoman SE Menteri PANRB Nomor 58/2020.

BACA : Perusahaan Industri Wajib Skrining Menggunakan Aplikasi PeduliLindungi

Isinya tentang Sistem Kerja Pegawai ASN dalam Tatanan Normal Baru dan SE Menteri PANRB Nomor 19/2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN selama PPKM pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

Dalam SE 21/2021 mengenai perjalanan dinas di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka mencapai sasaran atau target kinerja.

Pejabat yang melakukan perjalanan dinas di lakukan secara selektif, akuntabel dan penuh kehati-hatian sesuai tingkat urgensinya. Kemudian memperoleh surat tugas dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Kepala Kantor Satuan Kerja.

Pegawai ASN harus memperhatikan kebijakan perjalanan orang di masa PPKM. Di mana harus menyesuaikan pada kriteria level PPKM di wilayah asal atau tujuan perjalanan dinas.

Pegawai yang melakukan perjalanan dinas di minta mematuhi protokol perjalanan orang yang di tetapkan oleh Satgas COVID-19 dan Kementerian Perhubungan serta menerapkan prokes.

Menteri PANRB juga mengimbau agar seluruh penyelenggaraan rapat dan kegiatan tatap muka, baik di dalam maupun di luar kantor di lakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Bila penyelenggaraan rapat maupun kegiatan tatap muka harus di lakukan, maka jaga jarak aman peserta dan penerapan protokol kesehatan secara ketat serta skrining tersinkronisasi dengan platform PeduliLindungi wajib di lakukan oleh instansi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.