Jalasenastri TNI AL Harus Dukung Suami Mengabdi kepada Negara

Jalasenastri TNI AL

Jalasenastri TNI AL

ENERGIA.ID – Organisasi Istri Prajurit TNI Angkatan Laut atau Jalasenastri kini usianya tidak lagi muda. Tepat, Jumat 27 Agustus 2021, Jalasenastri berusia 75 tahun.

Tujuh puluh lima bukan hanya sebatas angka. Itu adalah waktu perjalanan panjang Jalasenastri dalam pengabdiannya. Sebagai organisasi kebanggaan TNI AL, Jalasenastri turut berperan meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI AL.

Seluruh anggotanya di jajaran TNI AL hari ini merayakan hari ulang tahunnya ke 75. Sebagai organisasi yang menempel di keluarga besar TNI AL di harapkan mampu memberikan kenyamanan dan dukungan kepada suaminya.

Anggota Jalasenastri harus dapat mendukung dan mendorong semangat suami dalam bertugas pengabdiaanya kepada negara. Dan sebagai seorang istri, anggota Jalasenastri agar semaksimal mungkin mendampingi suami di tempat kedinasan.

Jalasenastri merupakan organisasi sosial tetap konsisten meningkatkan kepedulian sosial baik di bidang Pendidikan, budaya, kesehatan, dan ekonomi di seluruh Indonesia.

Demikian di sampaikan, Ketua Jalasenastri Cabang 4 Korcab I DJA1 Ny. Renny Himawan, saat membacakan sambutan Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudo Margono pada acara puncak peringatan HUT Ke-75 Jalasenastri.

Kegiatan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan di hadiri Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Himawan, MMSMC, Palaksa Lanal Dumai Mayor Laut (PM) Anwar Rahman, S.E., Perwira staf dan jajaran, serta seluruh anggota Jalasenastri Cabang 4 Korcab I DJA1.

Kegiatan di laksanakan di Gedung Wijaya Kusuma Mako Lanal Dumai. Prosesi acara berlangsung penuh hikmat itu juga ada pemotongan tumpeng bertuliskan 75 tahun Jalasenastri dan penyerahan hadiah lomba.

Peran Jalasenastri Wujudkan Keluarga Tangguh

Sebelum puncak peringatan HUT ke-75 Jalasenastri, berbagai kegiatan telah di laksanakan oleh Cabang 4 Korcab I DJA I.

Diantaranya, lomba Balita Sehat, Lomba Puisi, Donor darah, Pemberian tali asih kepada Nakes Lanal Dumai, kunjungan sosial, Ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan.

Komandan Lanal Dumai selaku Pembina Jalasenastri Cabang 4 Korcab I DJA1 membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E.,M.M, selaku Pembina umum Jalasenastri, bahwa peringatan HUT Ke-75 Jalasenastri mengambil tema penting.

“Jalasenastri berperan serta mewujudkan keluarga yang tangguh, produktif, dan inovatif di masa Pandemi Covid-19 menuju Indonesia Maju.”

Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini, keterlibatan dan peran aktif Jalasenastri yang beranggotakan istri Prajurit Matra Laut dan sebagai seorang ibu dalam sebuah keluarga sangat di butuhkan.

Jalasenastri TNI AL dalam Pembangunan Keluarga

Pada hakikatnya, sambung Danlanal Dumai, seorang anggota Jalasenastri sebagai tiang dalam keluarga akan menciptakan keluarga yang bahagia. Seorang anggota Jalasenastri juga merupakan Pilar Utama Bangsa akan mencetak generasi muda yang berkualitas.

“Besar harapan saya selaku Pimpinan TNI Angkatan Laut, organisasi Jalasenastri dapat mendukung suami dalam pengabdiannya kepada negara,” katanya.

“Dapat mewujudkan suasana kekeluargaan di antara anggota Jalasenastri dan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga anggota,” kata Himawan membacakan sambutan dari Kasal Yudo Margono.

Himawan menyampaikan, bahwa lamanya masa kedinasan suami mencapai hingga antara 30 sampai 35 tahun masa dinas, bukanlah waktu yang singkat.

Di perlukan sebuah pengorbanan dan pertimbangan tersendiri dalam menyeimbangkan antara berbagai kepentingan pribadi termasuk karier maupun profesi pekerjaan istri dan kewajiban membina keluarga serta memperhatikan pendidikan anak-anak.

Jalasenastri TNI AL Harus Berinovasi

Menurut Kasal, menjadi istri seorang prajurit yang sekaligus anggota Jalasenastri di perlukan seni dan inovasi dalam membagi waktu. Apalagi masa pandemi ini, seorang istri harus mampu berperan sebagai Ibu dan sekaligus menjalani berbagai peran lainnya.

“Seorang Ibu harus bisa menjadi guru bagi anak-anaknya karena terhentinya aktivitas belajar mengajar di sekolah karena pandemi, bergaya hidup sederhana, bijak dan berhati-hati dalam penggunaan media sosial, serta mampu mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, harmonis dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.