Kebutuhan Energi Tubuh Lewat 10 Makanan Ini

Kebutuhan Energi Tubuh

Energia.id – Kebutuhan energi tubuh sangat di perlukan. Apalagi kepada anak yang posisinya sedang masa pertumbuhan. Karena anak memiliki masa tumbuh dan kembang sangat lama.

Nutrisi yang menjadi sumber energi tubuh juga sangat diperlukan. Untuk mencukupi kebutuhan energi tubuh bisa dari berbagai makanan. Tidak semua makanan memiliki kandungan nutrisi.

Agar tubuh dapat selalu berenergi sepanjang hari, maka perlu memberikan kebutuhan energi yang tepat pada anak. Beberapa jenis makanan dapat memberikan kebutuhan energi untuk tubuh sebagai berikut.

Telur, merupakan salah satu makanan yang cukup sering d ikonsumsi. Telur memiliki protein berkualitas tinggi yang terdapat di dalamnya. Protein dapat membantu mencukupi kebutuhan energi tubuh.

Menurut Maggie Michalczyk dari Livestrong, kuning telur memiliki banyak manfaat karena mengandung vitamin dan mineral yang lebih banyak dibandingkan putih telur.

Greek yogurt memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, yogurt juga memberikan kebutuhan energi tubuh sepanjang harinya.

Di dalam 128 gram greek yogurt memiliki kandungan 9 gram karbohidrat, 23 gram protein yang menghasilkan sekitar 166 kalori.

Ketika memilih yogurt yang akan di makan, ambillah yogurt yang tidak ada tambahan gula, anak mama dapat menambahkan manis pada yoghurt dengan menambah potongan buah atau granola.

Ubi juga memiliki sumber energi yang baik untuk di konsumsi tubuh. Dilansir dari Healthline, di dalam 100 gram ubi terdapat 35 gram karbohidrat kompleks, 3,1 gram serat, 25% kebutuhan mangan serta 564% kebutuhan dari vitamin A.

Makanan Sumber Kebutuhan Energi Tubuh

Energi yang terkandung di dalam ubi diketahui lebih awet dibandingkan yang lain. Hal ini karena energi tersebut mengandung serat dan karbohidrat yang kompleks.

Dengan mengonsumsi ubi, tubuh akan mencernanya secara perlahan dan tidak perlu merasa khawatir dengan rasa kantuk ataupun rasa lemas.

Lemak sehat memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Di dalam buah alpukat terdapat sekiranya 84% kandungan lemak sehat yang terdiri atas asam lemak jenuh tunggal dan juga asam lemak tak jenuh ganda.

Lemak sehat yang terdapat pada alpukat dapat membantu mengoptimalkan kadar lemak pada darah dan mampu mendorong penyerapan nutrisi pada tubuh dan menjadi kebutuhan energi tubuh.

Roti biasanya sering menjadi pilihan sarapan yang simple di pagi hari. Ketika memakan roti gandum, dapat menambahkan selai kacang sebagai pelengkapnya.

Dilansir dari Eating Well, kacang adalah sumber magnesium dan juga fosfor. Kedua zat ini merupakan zat gizi yang sangat penting karena membantu dalam memproduksi energi.

Tidak hanya itu, juga terdapat vitamin B3 yang membantu dalam mengubah asupan makanan yang diserap menjadi energi.

Adanya perpaduan yang terjadi pada kacang dengan jenis pangan lain yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks akan memberikan tambahan energi yang berguna dan berkesinambungan pada tubuh.

Buah apel yang memiliki ukuran sedang setidaknya mengandung sekitar 14 gram karbohidrat, 10 gram gula serta 2,1 gram serat.

Kandungan dari serat dan gula tersebut dapat melepaskan energi secara perlahan. Adanya kandungan antioksidan yang terdapat di dalam apel.

Maka pemecahan karbohidrat dapat berlangsung dengan perlahan. Hal ini lah yang dapat membuat anak jadi memiliki energi dengan waktu yang lebih lama.

Tidak hanya buah apel, buah pisang juga dapat memberikan energi pada tubuh. Berdasarkan studi yang di terbitkan dari PLOS One pada tahun 2012.

Di mana penjelsannya, bahwa dengan mengonsumsi pisang sebelum atau saat berolahraga dapat memberikan asupan yang baik dan mendukung performa pada tubuh.

Berbagai Makanan Untuk Kebutuhan Energi Tubuh

Menurut seorang ahli gizi Melissa Mitri, pisang merupakan salah satu buah yang mempunyai energi terbaik. Hal ini karena pisang mengandung campuran dari karbohidrat kompleks, potassium, serta vitamin B6.

Tahu merupakan makanan yang memiliki harga jual lebih murah namun dapat membantu memberikan manfaat bagi tubuh.

Walaupun harganya tidak semahal daging ayam atau protein lainnya, tetapi tahu memiliki pasokan energi yang baik bagi tubuh. Hal ini karena tahu mengandung sekiranya 128 gram tahu yang cukup padat serta mengandung sekitar 37% zat besi.

Tubuh tentunya memerlukan zat besi, jika tubuh kekurangan zat besi maka tubuh pun akan merasa lebih lemas dan dapat terkena anemia.

Tidak hanya buah dan makanan lainnya, namun sayuran hijau seperti sawi, kale, bayam, brokoli, kacang panjang memiliki pasokan energi yang baik bagi tubuh. Sayuran hijau tersebut merupakan sumber dari nitrat, yaitu substansi yang diubah menjadi oksida nitrat.

Oksida nitrat inipun akan membuka pembuluh darah sehingga nantinya aliran darah pun akan menjadi meningkat dan membuat fungsi otot menjadi lebih baik.

Makanan terakhir yang mengandung energi baik bagi tubuh adalah ikan berlemak. Ikan berlemak seperti tuna dan salmon merupakan sumber protein, vitamin B dan juga asam lemak yang sangat baik bagi tubuh.

Satu porsi tuna dan salmon memiliki jumlah asam lemak omega-3 yang dapat mengurangi peradangan, terutama pada pasien yang menderita kanker ataupun yang baru pulih dari penyakit tersebut.

Tidak hanya itu, adanya vitamin B12 bersama asam folat yang bekerja sama juga menghasilkan sel darah merah dan dapat membantu zat besi dapat bekerja lebih baik lagi di dalam tubuh.

Dengan kadar zat besi yang baik serta optimal tentu akan mengurangi terjadinya kelelahan dan akan meningkatkan kebutuhan energi tubuh.

Nah, itulah berbagai jenis makanan yang dapat memberi kebutuhan energi tubuh anak. Makanan tersebut dapat berikan pada anak agar membuat tubuh anak menjadi lebih kuat dan tidak mudah lelah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.