Pelonggaran PPKM Jadi Napas Tambahan Pelaku Usaha

Pelonggaran PPKM

Pelonggaran PPKM

ENERGIA.ID – Pelonggaran PPKM memberi napas tambahan bagi pelaku usaha untuk bertahap hidup menjalankan usahanya. Kebijakan pemerintah membuat kondisi perekonomian mulai aktif kembali.

Pemerintah terus memperpanjang kebijakan PPKM di Jawa Bali pada 31 Agustus hingga 6 September 2021. Kebijakan PPKM akan terus di terapkan selama pandemi covid-19 di Indonesia masih ada.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda mengatakan, adanya pelonggaran PPKM tentunya memberikan peluang baru bagi dunia usaha untuk pulih.

“Bisa di bilang pelonggaran PPKM memberi tambahan napas bagi dunia usaha. Kemudian secara data kasus positif turun. Selanjutnya di barengi mulai kembalinya aktivitas ekonomi,” kata Nailul, Minggu (5/9).

Menurutnya, kunci untuk memulihkan perekonomian yaitu dengan penanganan covid-19 dengan ketat. Ia optimis dengan menurunnya kasus konfirmasi covid-19, pertumbuhan perekonomian di kuartal III dan IV tahun 2021 lebih baik.

“Kunci untuk mengembalikan aktivitas ekonomi adalah menurunkan kasus positif dengan memperketat kegiatan ketika di perkirakan ada kenaikan jumlah kasus. Kuartal III dan IV mudah-mudahan bisa lebih baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut ekonomi Indonesia kuartal II-2021 berhasil keluar dari resesi, dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 7,07 persen Year On Year.

Perbaikan tersebut tidak hanya ditopang oleh belanja pemerintah, namun juga disokong oleh mesin penggerak ekonomi lainnya, salah satunya kredit perbankan, serta kelonggaran-kelonggaran PPKM di sejumlah sektor usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.