Stok Beras di Labuan Bajo Dalam Kondisi Aman Selama PPKM

Stok Beras di Labuan Bajo
Stok Beras di Labuan Bajo

Stok Beras di Labuan Bajo

ENERGIA.ID – Stok beras di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dalam kondisi aman dan terkendali selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Pembantu Labuan Bajo Zulkarnaen, memastikan ketersediaan beras selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III di wilayah Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dalam kondisi aman dan terkendali.

“Stok beras medium yang di kuasai Bulog Labuan Bajo kurang lebih 1.225.805 kg. Berarti untuk kebutuhan Manggarai Barat sudah cukup aman,” kata Zulkarnaen, di Labuan Bajo, dilansir dari Antara, Kamis, 2 September 2021.

Dia menyampaikan, estimasi kebutuhan masyarakat per bulan sebesar 150 ton atau 150 ribu kg. Oleh karena itu, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan mendatang.

Berdasarkan data yang dia sampaikan. Saat ini Bulog Labuan Bajo menyimpan 591.801 kg beras di gudang Lembor dan 634.004 kg di gudang Bulog Labuan Bajo. Selain beras, Zulkarnaen menyebut, stok kebutuhan pangan lain di gudang Bulog Labuan Bajo tersedia dan aman.

Beberapa stok bahan pokok yang tersedia antara lain 2.724 liter minyak goreng, 20 ribu kg gula pasir, 820 kg tepung terigu, dan 13.471 kg beras vitamin (fortivit). “Stok kami di Bulog Labuan Bajo ini aman,” pungkasnya.

Stok Beras Masih 1,1 Juta Ton

Perum Bulog menjamin ketersediaan pasokan beras dalam kondisi aman. Direktur Utama Bulog, Budi Waseso, mengatakan, stok beras tersimpan sebanyak 1,16 juta ton.

“Stok ini terdiri atas cadangan beras pemerintah 1,14 juta ton dan beras komersial sekitar 14 ribu ton,” kata Buwas, sapaan akrabnya, Senin (30/8).

Buwas mengatakan, volume pasokan beras yang masih tersimpan itu mencukupi untuk kebutuhan kegiatan Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) atau operasi pasar maupun tanggap darurat bencana.

Adapun total realisasi pengadaan beras oleh Bulog hingga akhir pekan lalu telah mencapai 908 ribu ton atau sekitar 63 persen dari target tahun ini.

Sementara itu, penyaluran/penjualan beras telah mencapai 305 ribu ton. Terdiri dari 245 ribu ton dalam program KPSH. Kemudian 4.000 ton untuk tanggap darurat bencana serta 55 ribu ton untuk golongan anggaran.

Untuk stok komoditas lain. Buwas memaparkan pasokan daging kerbau beku sebanyak 686 ton. Telur ayam ras 61 ton, minyak goreng 1.325 kiloliter, gula pasir 10.256 ton serta tepung terigu 246 ton.

Buwas mengatakan, hingga akhir tahun ini, persediaan beras Bulog di perkirakan masih sebanyak 1 juta ton. Dengan kata lain, tidak dibutuhkan impor beras untuk kebutuhan dalam negeri.

“Memperhatikan kondisi panen raya dalam negeri dan mencegah anjloknya harga, Bulog tetap mengoptimalisasikan penyerapan gabah dan beras petani,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.