Kebutuhan pasokan listrik di Sumatera Utara kini lebih dari 40 persen dipenuhi oleh energi terbarukan, yang lebih ramah lingkungan dibandingkan sumber energi konvensional seperti batu bara, minyak, dan gas alam.
Hal ini menunjukkan komitmen daerah ini terhadap upaya pemerintah untuk menciptakan sistem energi yang lebih hijau dan berkelanjutan.
General Manager PLN Unit Induk Daerah (UID) Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, mengungkapkan bahwa lebih dari 40 persen pasokan listrik di wilayah tersebut kini berasal dari energi bersih.
“Energi terbarukan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan sistem energi yang lebih ramah lingkungan,” katanya dalam keterangan yang disampaikan di Medan, Kamis.
Sumber utama energi terbarukan di Sumatera Utara berasal dari berbagai pembangkit, antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), Mini Hydro, Mikro Hydro, Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa (PLTBM), dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
Kombinasi pembangkit ini berhasil menyuplai total energi ramah lingkungan sebesar 6.845,43 GWh di wilayah tersebut.
Agus menjelaskan bahwa PLN Sumut terus berupaya meningkatkan kapasitas serta distribusi energi terbarukan, yang tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga berperan penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
“Saat ini, pembangkit energi terbarukan yang ada telah menjadi solusi penting dalam mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih bersih dan efisien,” tambahnya.
Selain itu, PLN baru saja meresmikan pembangkit PLTA Asahan 3 dengan kapasitas 2×87 MW, yang menambah kapasitas energi terbarukan di Sumut.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam menciptakan bauran energi baru terbarukan yang lebih optimal di daerah tersebut.
“Dengan semakin banyaknya pembangkit energi terbarukan yang terintegrasi ke dalam sistem kelistrikan, kami berharap dapat mempercepat peralihan menuju penggunaan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkap Agus.
PLN UID Sumut juga terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan pembangkit energi bersih di wilayah ini.
Melalui kerja sama ini, PLN mendukung program pemerintah untuk mencapai target pengurangan emisi karbon serta mendorong keberlanjutan sektor energi di Indonesia.








