Energia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero), atau Pelindo, mencatatkan capaian signifikan melalui 11 usaha mikro dan kecil (UMK) binaannya yang berhasil meraih total transaksi sebesar Rp648,34 juta dalam ajang The 25th Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2025. Angka ini diperoleh dari penjualan 3.923 item produk yang dipamerkan.
Febrianto Zenny, Kepala Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo, menyatakan bahwa pencapaian tersebut menunjukkan kualitas dan daya saing tinggi produk-produk UMK binaan Pelindo di pasar.
“Keberhasilan ini membuktikan bahwa produk UMK binaan kami tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Febrianto di Jakarta pada Jumat.
Transaksi ini tercatat selama lima hari penyelenggaraan pameran Inacraft 2025 yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 9 Februari 2025 di Balai Sidang Jakarta (JCC). Pelindo berharap pencapaian ini bisa mendorong para pelaku UMK untuk terus berkembang.
“Kami akan terus memberikan dukungan penuh kepada UMK binaan kami agar semakin kompetitif, salah satunya dengan memfasilitasi mereka untuk berpartisipasi dalam pameran seperti ini,” tambah Febrianto.
Pada pameran tersebut, Pelindo menghadirkan 11 UMK binaan yang memamerkan produk-produk unggulan di berbagai kategori, seperti fesyen, aksesoris, batik, kerajinan tangan, serta makanan dan minuman (FnB).
Keikutsertaan UMK dalam ajang ini juga merupakan bagian dari program UMK Akselerator yang digagas oleh Pelindo.
Program ini bertujuan untuk membantu UMK dalam penetrasi pasar melalui penjualan produk di lingkungan Pelindo Group dan partisipasi dalam pameran serta expo UMK.
Inacraft 2025 mengusung tema “Sustainability and Collaboration” dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai ikon tahun ini.
Pameran tersebut diikuti oleh 1.061 stand, termasuk 729 peserta individu, 199 peserta dari kementerian dan dinas, 25 peserta dari BUMN, serta 19 peserta internasional.
Booth UMK binaan Pelindo menampilkan berbagai produk fesyen, kerajinan tangan, dan batik di Lobby Hall A JCC, sementara produk FnB dapat ditemukan di area Talam Inacraft Hall B JCC.
Annisa Karimah, Manajer UMK Binaan Pelindo, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam pameran ini adalah bukti komitmen Pelindo dalam mendukung UMK, membuka peluang pasar yang lebih luas, serta meningkatkan daya saing produk lokal baik di tingkat nasional maupun internasional.
Pameran Inacraft 2025 ini dibuka secara resmi oleh Selvi Ananda, istri Wakil Presiden Republik Indonesia, dan turut dihadiri oleh Loto Srinaita Ginting, Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, serta Muhaimin Iskandar, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Mereka juga mengunjungi booth Pelindo di pameran tersebut.
Selain berpartisipasi dalam pameran, Pelindo juga mendampingi UMK binaannya melalui serangkaian pelatihan, mulai dari strategi pemasaran, peningkatan kualitas produk, hingga pengelolaan keuangan, sebagai bagian dari upaya pengembangan dan pemberdayaan UMK.








