beritane.com
beritane.com

PGN Salurkan Gas Bumi untuk Program Makanan Bergizi Gratis di Batam

PGN Salurkan Gas Bumi untuk Program Makanan Bergizi Gratis di Batam

Energia – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), berperan dalam mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam.

Program ini diselenggarakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam, yang menyediakan 6.400 porsi makan bergizi setiap hari untuk tiga sekolah di kota tersebut.

Sebagai bagian dari kontribusinya, PGN Gagas menyalurkan gas bumi dengan metode beyond pipeline, yakni menggunakan Compressed Natural Gas (CNG), sebanyak 800 hingga 1.000 m3 gas per bulan untuk kebutuhan dapur SPPG di Batam.

Direktur Utama PGN, Arief S. Handoko, menjelaskan bahwa perusahaan mendukung program MBG di berbagai wilayah, termasuk Batam.

“Hingga saat ini, penyediaan gas bumi untuk dapur SPPG terus dilakukan secara bertahap. Beberapa lokasi SPPG telah dilayani menggunakan CNG, yang memiliki keunggulan praktis, aman, dan pasokan gas yang terus mengalir tanpa henti selama 24 jam,” ujar Arief pada acara di Batam, 14 Februari 2025.

Kepala SPPG Batam, Agus Kursadi, menyambut baik kehadiran gas bumi dari PGN.

“Dengan pasokan gas bumi dari PGN, kami yakin kegiatan memasak di dapur SPPG akan berjalan lebih nyaman dan praktis tanpa khawatir kehabisan gas,” kata Agus.

Sementara itu, Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menambahkan bahwa di Batam, PGN Gagas telah menjalin perjanjian penyediaan gas bumi (PJBG) dengan dua SPPG.

“Saat ini, satu SPPG telah beroperasi dengan pasokan gas bumi, dan satu lagi dijadwalkan mulai beroperasi pada minggu pertama bulan Maret 2025. Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, PGN Gagas berkomitmen untuk menyediakan gas bumi melalui metode beyond pipeline kepada SPPG yang berada di wilayah operasi kami,” ujar Santiaji.

PGN memastikan pasokan gas bumi yang stabil untuk mendukung kelancaran operasional dapur SPPG, sehingga proses memasak dalam jumlah besar untuk program MBG dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.