beritane.com
beritane.com

Kebijakan Diskon Tarif Pesawat untuk Mudik Lebaran 2025: Kemenhub Masih Mengkaji Besaran Potongan

Kebijakan Diskon Tarif Pesawat untuk Mudik Lebaran 2025

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memastikan bahwa kebijakan diskon tarif pesawat akan diberlakukan pada musim Mudik Lebaran 2025.

Meskipun demikian, Dudy mengungkapkan bahwa pihaknya masih belum bisa memproyeksikan berapa besar diskon yang akan diberikan, karena perhitungan untuk kebijakan ini memerlukan ketelitian lebih, mengingat adanya potensi pergerakan pemudik yang lebih besar.

“Penghitungan diskon tarif pesawat untuk Mudik Lebaran 2025 harus dilakukan dengan lebih hati-hati. Oleh karena itu, kami sedang menyusun perhitungan yang lebih akurat,” kata Dudy dalam konferensi pers di Gedung DPR pada Kamis (13/2).

Menurutnya, kebijakan ini masih dalam tahap penyusunan dan akan terus disesuaikan dengan situasi yang berkembang.

Selain itu, Dudy juga mengusulkan agar pekerja diberikan kesempatan untuk bekerja dari mana saja atau WFA pada periode 24 hingga 27 Maret 2025, sepekan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Usulan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik yang diperkirakan terjadi pada Lebaran 2025, yang kebetulan bertepatan dengan libur Hari Raya Nyepi pada 28 Maret 2025.

Dengan demikian, terdapat 11 hari libur dan cuti bersama yang berlangsung dari 28 Maret hingga 7 April 2025.

Kebijakan Diskon Tarif Pesawat untuk Mudik Lebaran 2025

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan rencana untuk menambah jumlah armada pesawat milik maskapai pelat merah pada musim Mudik Lebaran 2025.

Ia memprediksi frekuensi penerbangan akan meningkat hingga lima kali lipat dibandingkan dengan musim Natal dan Tahun Baru 2024/2025.

Kementerian Perhubungan juga memproyeksikan bahwa total pemudik menggunakan pesawat pada Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 akan mencapai sekitar 4,4 juta orang, yang berarti ada kenaikan 11,94% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 3,93 juta orang.

Meskipun pemerintah memberikan diskon 10% pada tarif tiket pesawat saat Nataru 2024/2025, Erick menyatakan belum dapat memastikan apakah kebijakan serupa akan diterapkan pada akhir Ramadan 2025.

“Sampai saat ini, fokus kami untuk Lebaran 2025 adalah penambahan jumlah armada pesawat,” ujarnya di kantor Kementerian BUMN pada 2 Januari lalu.

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan bahwa pemerintah akan melanjutkan kebijakan diskon harga tiket pesawat pada Mudik Lebaran 2025, meskipun belum mengungkapkan besaran diskon yang akan diberikan.

Selain itu, pemerintah juga berencana memberikan diskon tarif tol selama periode Lebaran, serta berbagai stimulus lainnya, seperti program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) dan Epic Sales 2025, untuk mendukung pemulihan ekonomi dan stabilitas harga pangan.

Dudy Purwagandhi juga menambahkan bahwa potongan harga tiket pesawat yang diterapkan pada Nataru 2024/2025 akan dievaluasi kembali sebelum diputuskan untuk diterapkan pada angkutan Lebaran 2025.

Sumber: Katadata