beritane.com
beritane.com

Gempa Laut Karibia 7,6 Magnitudo, Peringatan Tsunami Muncul

Gempa Laut Karibia

Gempa laut Karibia menjadi perhatian serius karena potensinya yang bisa menimbulkan gelombang tsunami dan dampak bencana lainnya.

Laut Karibia, yang terletak di antara Amerika Tengah dan Kepulauan Karibia, dikenal sebagai zona seismik aktif karena adanya pertemuan beberapa lempeng tektonik besar, seperti Lempeng Karibia dan Lempeng Nazca.

Gempa bumi terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik yang saling bertubrukan, saling menjauh, atau bergeser satu sama lain.

Laut Karibia terletak di daerah yang sangat aktif secara geologis, dengan banyaknya patahan dan batas lempeng yang dapat memicu gempa bumi yang cukup kuat.

Gelombang tsunami sempat diperkirakan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah sekitar 200 kilometer sebelah selatan-barat daya Kepulauan Cayman pada Sabtu malam (UTC).

Dilaporkan oleh nzherald.co.nz pada Minggu, 9 Februari 2025, gempa tersebut terjadi pada pukul 23.23 UTC dengan kedalaman 33 kilometer.

Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat (PTWC) memperingatkan bahwa gelombang tsunami setinggi hampir 3 meter bisa melanda sejumlah daerah pesisir Kuba, sementara gelombang setinggi hingga 1 meter dapat menyentuh Honduras dan Kepulauan Cayman.

Pemerintah Kepulauan Cayman, melalui peringatan di situs web resmi, mengimbau warga yang tinggal dekat garis pantai untuk segera mengungsi ke daerah yang lebih aman.

Meskipun semula lebih dari 12 negara diberi peringatan tsunami, pihak pemantau pemerintah AS kemudian mencabut sebagian besar peringatan tersebut, meninggalkan hanya tiga yang masih berlaku. Mereka menyatakan bahwa “perubahan permukaan laut yang kecil” dapat terjadi.

Menurut Badan Survei Geologi AS (USGS), gempa ini terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal.

Pihak berwenang di wilayah terdampak mendesak penduduk untuk waspada dan siap menghadapi potensi bahaya, terutama di daerah pesisir.

PTWC menegaskan bahwa kekuatan gelombang tsunami dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti topografi pantai, pasang surut, dan kedalaman laut setempat. Selain itu, gelombang pertama mungkin tidak selalu menjadi yang terbesar.

Penduduk yang berada di wilayah berisiko diimbau untuk terus memantau situasi dan mengikuti instruksi dari otoritas setempat dan nasional.

Estimasi waktu kedatangan gelombang tsunami pertama berbeda-beda, dengan kemungkinan tiba di Cayman Brac pada 23.52 UTC, Grand Cayman pada 23.58 UTC, dan Montego Bay, Jamaika, pada 00.03 UTC pada 9 Februari.

PTWC juga mengingatkan agar warga menjauhi pantai dan daerah rendah hingga ancaman tsunami dipastikan berakhir.