Gregory Hendra Lembong telah dipilih sebagai calon Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BCA), yang akan diusulkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 2025.
Berdasarkan informasi yang tersedia di laman Hubungan Investor situs resmi BCA, nama Hendra disebutkan sebagai calon Presiden Direktur.
Informasi ini diungkapkan pada Kamis, 13 Februari 2025, dan menyebutkan bahwa Gregory Hendra Lembong, yang berusia 53 tahun, merupakan warga negara Indonesia dan saat ini berdomisili di Indonesia.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di dunia perbankan, baik di Indonesia maupun internasional, Hendra telah menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA sejak 2022.
Di posisi ini, ia bertanggung jawab atas Group Strategic Information Technology dan Group Operation Strategy & Development. Ia juga melakukan supervisi terhadap Direktur Keuangan & Perencanaan Perusahaan serta Direktur Transaksi Perbankan.
Sebelumnya, Gregory Hendra Lembong menjabat sebagai Direktur BCA yang menangani Strategic Information Technology dan Enterprise Security.
Selain itu, ia juga terlibat dalam pemantauan perkembangan PT Central Capital Ventura, sebuah entitas anak yang bergerak di bidang modal ventura, serta PT Bank Digital BCA (BCA Digital) yang fokus pada perbankan digital.
Riwayat Pendidikan dan Karir Gregory Hendra Lembong
Gregory Hendra Lembong meraih gelar Sarjana Teknik Kimia (Bachelor of Science in Chemical Engineering) dari University of Washington, Amerika Serikat. Ia juga menyelesaikan Master of Science in Engineering Economic Systems di Stanford University.
Karir profesional Hendra dimulai di Citibank pada 1994 hingga 2009, di mana ia memegang berbagai posisi strategis serta manajemen produk di Asia dan Eropa.
Pada periode 2009—2010, ia menjabat sebagai Global COO & Head of Business Development di Deutsche Bank London.
Kemudian, Hendra melanjutkan karirnya di J.P. Morgan Asia Pacific, Singapura, sebagai Regional Head of Transaction Services Asia Pacific (2010—2013).
Pada 2013, Hendra kembali ke Indonesia dan bergabung dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) sebagai Chief of Transaction Banking hingga 2018.
Ia juga menjabat sebagai CEO Group of Transaction Banking CIMB Group Malaysia (2016—2018) serta Chief Transformation Officer di Bank CIMB Niaga Indonesia pada 2019—2020. Hendra kemudian bergabung dengan BCA dan mengembangkan karirnya di bank tersebut.
Jahja Setiaatmadja Dicalonkan Sebagai Presiden Komisaris BCA
Nama Jahja Setiaatmadja juga tercatat sebagai calon Presiden Komisaris BCA dalam RUPS Tahunan 2025.
Saat ini, Jahja menjabat sebagai Presiden Direktur BCA sejak 2011, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA pada periode 2005—2011.
Sebelum memimpin BCA, Jahja bertanggung jawab atas berbagai divisi, termasuk perbankan cabang, divisi tresuri, perbankan internasional, dan kantor perwakilan luar negeri.
Calon Wakil Presiden Direktur dan Anggota Direksi BCA
Selain calon Presiden Direktur, BCA juga akan mengusulkan beberapa calon untuk posisi Wakil Presiden Direktur dan anggota direksi.
John Kosasih, yang saat ini menjabat sebagai Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Divisi Komersial & SME, Cash Management, dan Sentra Layanan Kredit sejak 2021, dicalonkan sebagai Wakil Presiden Direktur.
Selain itu, Hendra Tanumihardja juga dicalonkan sebagai anggota direksi, di mana ia saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi Pengembangan Solusi Kerjasama Transaksi Perbankan BCA sejak September 2022.
Sumber: Bisnis








