beritane.com
beritane.com

Harga CPO Menguat Didorong Oleh Sentimen Positif Dari Indonesia

Harga CPO Menguat Didorong Oleh Sentimen Positif Dari Indonesia

Sentimen positif dari perkembangan di Indonesia menjadi faktor utama yang mendukung penguatan harga CPO.

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) mengalami kenaikan pada Jumat (14/2/2025), setelah sebelumnya sempat melemah.

Menurut data BMD, harga kontrak berjangka CPO untuk Februari 2025 tercatat turun 43 Ringgit Malaysia menjadi 4.725 Ringgit Malaysia per ton.

Sementara itu, kontrak CPO untuk Maret 2025 naik 34 Ringgit Malaysia, mencapai 4.700 Ringgit Malaysia per ton.

Selain itu, harga kontrak berjangka CPO untuk April 2025 naik 38 Ringgit Malaysia menjadi 4.592 Ringgit Malaysia per ton, dan kontrak Mei 2025 menguat 42 Ringgit Malaysia menjadi 4.499 Ringgit Malaysia per ton.

Kontrak Juni 2025 juga terkerek 44 Ringgit Malaysia menjadi 4.404 Ringgit Malaysia per ton, sementara kontrak CPO Juli 2025 meningkat 40 Ringgit Malaysia menjadi 4.321 Ringgit Malaysia per ton.

Pedagang minyak sawit David Ng, seperti yang dikutip oleh Bernama, menjelaskan bahwa kenaikan harga CPO didorong oleh penguatan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBoT) serta perkembangan positif terkait program biodiesel Indonesia.

Ia menambahkan bahwa kemajuan program biodiesel Indonesia telah meningkatkan konsumsi minyak sawit, yang pada gilirannya memberikan dampak positif pada harga CPO.

“Hingga saat ini, kami melihat perkembangan yang menggembirakan dalam program biodiesel Indonesia. Ini berarti ada peningkatan konsumsi minyak sawit yang berimbas pada kenaikan harga CPO,” ujarnya.

Ng juga memperkirakan harga CPO akan bergerak di kisaran level support 4.550 Ringgit Malaysia per ton dan resistensi di level 4.750 Ringgit Malaysia per ton.

Sumber: Investor